futualblog


Apel Jeruk dan Penggemar Jeruk
September 25, 2007, 6:42 am
Filed under: Fiksi

LEBARAN

“Minal Aidin, Danang.”
“Sama-sama, Bude.”
“Sekarang kamu kelas berapa?”
“Kelas tiga, Bude.”
“Oh ya! Kamu kan sebaya sama anak bude, si Joko! Joko mau
melanjutkan ke perminyakan ITB, katanya gampang kerja, doakan dia lulus ya? Memang
masuknya sulit, tapi dia tahu bakatnya memang di situ, doakan dia ya?”
“Iya Bude.”
“Kamu mau melanjutkan ke mana?”
“Ke Marnat, Bude. Kemarin saya lulus USM nya di jurusan kedokteran.”
“Nggak ikut SPMB?”
“Nggak Bude. Hahaha, saya sadar kemampuan, hahahaha.”
“Begitu? Jadi maksud kamu Joko nggak sadar kemampuan?”
“Wah! Ya nggak begitu bude! Saya…”

 

KETIKA KAKEK MENINGGAL

“Pakde, saya ikut berduka cita.”
“Wajarlah ‘Nang, beliau kan kakekmu juga.”
“Kata Mama, Pakde paling dekat sama kakek. Ya sudahlah.”
“Iya sudah. Ngomong-ngomong bagaimana kedokteran Marnat?”
“Nggak gimana-gimana, Pakde.”
“Senang di kampus?”
“Ya, Pakde.”
“Banyak teman?”
“Ada, Pakde.”
“Kalau si Joko temannya banyak, setiap hari di rumah ada saja temannya yang
datang, Joko itu anaknya aktif di kampus.”
“Iya, Pakde.”
“Kamu ikut kegiatan apa di kampus?”
“Ngg, nggak ikut apa-apa, Pakde, hahaha.”
“Nggak ikut apa-apa?”
“Ya, paling di semester depan kalau belajarnya sudah mantap saya mau coba jadi
reporter jurnal jurusan.”
“Biasanya kalau ditunda-tunda orang jadi malas.”
“Hahaha, saya kagum sama Joko, kampus di ITB, kuliah di jurusan favorit, sempat
juga ikut kegiatan kampus, hebat.”
“Kamu nyindir ya? Danang, kampus Joko bukan di ITB, dia sekarang kuliah di
polman!”
“Ah! Maaf, Pakde, saya kira …, ah sudahlah …”

 

DI GEDEBAGE

“Bude!”
“…”
“Bude Sum!”
“Danang?”
“Ternyata memang betul Bude Sum, saya kira salah orang, habis dipanggil nggak
noleh-noleh sih!”
“…”
“Bude sedang apa di sini?”
“Biasalah, belanja baju. Kamu?”
“Habis belanja baju juga, baru mau pulang, eh lihat Bude.”
“Begitu? Kamu belum punya pacar, ya? Belanja baju kok sendirian.”
“Belum, Bude.”
“Hah belum!? Si Joko sudah, pacarnya orang sunda, hitam manis, berjilbab,
anaknya sopan pisan, kuliahnya di psikologi Unpad! Bude jadi tenang, eh
sekarang kamu sudah tingkat tiga, ya?”
“Iya Bude.”
“Di sana ada teman yang islam nggak?”
“Ada, Bude.”
“Ada dosen yang islam?”
“Ada, Bude.”
“Banyak yang keturunan Cina?”
“Tergantung jurusannya, Bude.”
“Kalau mereka agamanya apa ya?”
“Wah kurang tahu, Bude.”
“Bukan islam ya?”
“Mungkin, Bude.”
“Hati-hati kamu! Jangan terlalu pilih-pilih nanti dapetnya malah yang nggak
seiman, beda latar belakang. Ke depannya susah! Jangan harap dapat restu dari
…”

TELEPON

“Assalamualaikum.”
“Iya halo? Di sini rumah Pak Mardi.”
“Danang? Assalamualaikum.”
“Oh Pakde, ya? Mau bicara sama papa, ya? Papa lagi istirahat, nanti saya
pesenin, biar papa yang telepon balik.”
“Ya sudah. Danang baru wisuda, ya?”
“Nggak baru juga sih, Pakde. Saya diwisuda awal tahun ini.”
“Apa?”
“Nggak baru …ah, bukan apa-apa kok Pakde.”
“Si Joko semester depan lulusnya, kamu sekarang sibuk kerja apa?”
“Nggak ngapa-ngapain, Pakde. Paling sekarang saya ambil kursus bahasa Jerman,
rencananya Desember ke Jerman, ngelanjutin kuliah.”
“Kamu sekarang ada usaha sampingan nggak?”
“Nggak ada, Pakde.”
“Kalau Si Joko lagi bisnis studio musik, pemasukannya lumayan, dan …”

SUAMI ISTRI PENGGEMAR JERUK
“Bagaimana si Mardi, Mas?”
“Kata Danang lagi istirahat.”
“Maghrib-maghrib begini? Katanya Danang sudah lulus, ya?”
“Iya, tapi sekarang dia masih nganggur katanya mau ngelanjutin di Jerman.”
“Nggak heranlah, kuliahnya cuma di kampus kelas dua begitu mana kredibel. Jatuhnya
harus kuliah di luar negeri lagi, biaya lagi.”
“Kalau kulihat dia itu belum bisa kerja, kurang mandiri. Bergaulnya saja
susah.”
“Juga kurang cekatan, ngomongnya saja dia pintar, kalau lawan bicaranya nggak
lebih pintar mungkin sindiran dia itu nggak terasa!”
“Nggak heranlah. Buah jatuh nggak jauh dari pohonnya. Danang juga bisa dibilang
kurang religius, tadi aku ‘Assalamualaikum’ sampai dua kali nggak dibalas, tapi
kita nggak bisa menyalahkan dia juga, ini salah komunitasnya.”
“Iya,
ya. Alhamdulillah Joko nggak begitu ya, Mas.”

***

 




No Comments so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>