Filed under: Film
Kamis, 2008 Desember 18
Persoalan iPod selesai juga, yes! Sayang earbud-nya cuma ada satu, mendengarkan iPodnya jadi kurang maksimal. Namun, untuk sementara masalah selesai, the conflict is temporary terminated.
Saya menghabiskan sepanjang siang dengan menonton sebuah film yang quirky dan solid berjudul Lars and the Real Girl. Film ini dibintangi Ryan Gosling, Emily Mortimer (Match Point, 30 Rock, Paris, I Love You di segmen yang ada Oscar Wilde-nya), Paul Schneider, favorit saya Patricia Clarkson, dan Kelli Garner. Kesemuanya berakting dengan adorable. Ini pertama kalinya saya menyaksikan akting Ryan Gosling dan saya menyukainya. Eh nggak, deng. Sebelumnya saya sudah melihat Gosling di film United States of Leland yang kualitasnya agak biasa.
Alkisah Lars, tokoh protagonis film ini, adalah seorang anti-sosial yang benar-benar merasakan kesakitan apabila disentuh orang lain. Yang tidak disadari oleh Lars adalah bahwa sebetulnya ia dicintai oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, ketika Lars menderita kelainan delusional yang membuatnya mengakui Bianca, sebuah boneka sex, sebagai kekasihnya, ketulusan kasih sayang dari orang-orang di sekitar Lars mendapatkan ujian. Apakah mereka akan ikut dalam pemahaman Lars bahwa Bianca merupakan sosok yang hidup senyata mereka? Lars and the Real Girl bercerita tentang bagaimana kehadiran sebuah boneka sex justru ‘mengembalikan’ Lars kepada orang-orang yang menyayanginya.
Lars and the Real Girl disutradarai oleh Craig Gillespie, saya tidak terlalu mengenal karyanya yang lain, tetapi Lars sendiri cukup bagus. Cerita laki-laki dan boneka ini sedikit banyak mengingatkan saya kepada film Dummy, yang dibintangi Adrien Brody, Vera Vermiga, dan Milla Jovovich. Meskipun dalam Dummy karakter yang diperankan Adrien Brody tidak mengalami kelainan delusional. Skenario Lars ditulis oleh Nancy Oliver, seorang penulis veteran HBO yang juga menulis Six Feet Under, True Blood, dll. Selain akting yang enak dilihat, cerita film ini juga sangat-sangat menghangatkan hati. Pokoknya cocok dengan selera Sundance Americindie saya :). DVD bajakan film ini bisa dipinjam di Comic Corner, Bandung.
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>